PINTU DARURAT GEDUNG EMERGENCY EXIT FIRE DOOR

Pintu Kebakaran

Pintu Kebakaran / Pintu Tahan Api / Fire Door merupakan pintu khusus tahan api yang didesain untuk jalur evakuasi saat terjadi kebakaran di sebuah bangunan. ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk perancangan pada gedung. Pada Bab 3 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Nomor: 26/PRT/M/2008 menjelaskan bahwa pintu kebakaran harus didesain mampu berayun dari posisi manapun hingga mencapai posisi terbuka. Menurut Juwana (2005:136 – Juwana, J. S. 2005. Sistem Bangunan Tinggi, Jakarta: Erlangga.), beberapa syarat yang perlu dipenuhi oleh pintu kebakaran, di antaranya adalah:

  1. Pintu Kebakaran harus tahan terhadap api sekurang-kurangnya dua jam
  2. Pintu Kebakaran harus dilengkapi dengan: minimal 3 (tiga) engsel, alat penutup pintu otomatis (door closer), tuas/tungkai pembuka pintu (panic bar), tanda peringatan: “PINTU DARURAT – TUTUP KEMBALI”, dan kaca tahan api (maksimal 1 m2) diletakkan di setengah bagian atas dari daun pintu; dan
  3. Pintu harus dicat dengan warna merah

 

 

EM-DCP1

EM-DCP1

 

PINTU BESI FIRE DOOR EMERGENCY EXIT PANIC BAR DARURAT KEBAKARAN GEDUNG TAHAN API

Finishing Pintu Darurat

Finishing Pintu Darurat

Pintu Darurat Fire Door Emergency Exit Panic Bar merupakan Pintu besi yang tahan api sampai jangka waktu tertentu (tergantung fire ratingnya) untuk mencegah penyebaran api dan asap pada koridor darurat suatu gedung. Pintu Darurat Fire Door Emergency Exit Panic Bar dirancang dengan bahan insulasi (umumnya menggunakan rockwool) sehingga memenuhi persyaratan proteksi kebakaran.  Pintu Darurat Fire Door Emergency Exit Panic Bar dipasang pada pintu menuju tangga darurat.

INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI :

DJAYA CIPTA PRATAMA

JL. CIMINDI NO.200-202 TELP : (022) 6650455

cropped-DCP1.png

 

 

Leave a Reply